KARAWANG — Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, secara resmi membuka kegiatan Kick Off Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal bagi ibu hamil KEK dan balita bermasalah gizi, sekaligus Gebyar Pekan Imunisasi Dunia (PID) Kabupaten Karawang Tahun 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Posyandu Melati, Desa Gintungkerja, Kecamatan Klari, Kamis (9/4) pagi.
Program ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Karawang dalam upaya percepatan penurunan stunting, sekaligus mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas. Upaya tersebut juga sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat yang menargetkan penurunan angka stunting hingga 5 persen pada tahun 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Karawang menyampaikan bahwa program PMT tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan berat badan, tetapi juga memperbaiki status gizi secara menyeluruh.
Dalam arahannya, Wakil Bupati H. Maslani menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam pelaksanaan program tersebut.
“Kita harus serius menangani gizi balita. Saat ini angka stunting kita berada di 17,6 persen, dan targetnya harus turun menjadi 14,08 persen di tahun ini. Tujuannya bukan hanya menaikkan berat badan, tetapi memastikan status gizi anak benar-benar membaik secara permanen,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Karawang berharap, melalui intervensi yang tepat dan berkelanjutan, angka stunting dapat ditekan secara signifikan serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.



