Senin, Juni 15, 2026
spot_img
spot_img

Rapimnas LMP, Mentan Amran Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan Lewat Lahan 500 Hektare

‎JAKARTA – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan masyarakat tani. Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Laskar Merah Putih (LMP) 2026 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Sabtu (13/6/2026).

‎Dalam kesempatan itu, Amran yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina LMP mengumumkan penyediaan lahan seluas 500 hektare untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat tani melalui jaringan organisasi Laskar Merah Putih.

‎“Dengan semangat swasembada pangan, saya siapkan lahan 500 hektare untuk pemberdayaan masyarakat tani melalui LMP. Ketahanan pangan ke depan harus semakin maksimal dan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Amran.

‎Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan nasional. Oleh karena itu, peningkatan produktivitas pertanian harus dibarengi dengan upaya meningkatkan kesejahteraan petani.

‎Amran menjelaskan bahwa penguatan sektor pertanian tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Keterlibatan organisasi kemasyarakatan dinilai penting untuk menggerakkan masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam pembangunan pertanian.

‎“Ketahanan pangan bukan hanya tugas pemerintah. Semua elemen bangsa harus terlibat agar Indonesia mampu mempertahankan dan meningkatkan kapasitas produksinya,” katanya.

‎Ia menambahkan, tantangan sektor pangan ke depan semakin kompleks, mulai dari pertumbuhan penduduk, perubahan iklim, hingga dinamika ekonomi global. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, kelompok tani, akademisi, dan pelaku usaha untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

‎Program pemanfaatan lahan tersebut juga sejalan dengan berbagai kebijakan Kementerian Pertanian yang berfokus pada peningkatan produksi pangan domestik, optimalisasi lahan pertanian, modernisasi pertanian, serta penguatan kelembagaan petani.

‎Sementara itu, Ketua Markas Daerah (Mada) Laskar Merah Putih Jawa Barat, H. Awandi Siroj Suwandi, menyambut positif komitmen yang disampaikan Menteri Pertanian. Menurutnya, program tersebut merupakan langkah konkret dalam mendukung kemandirian pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani.

‎“Kami sangat mengapresiasi komitmen yang disampaikan Bapak Menteri Pertanian. Ini bukan sekadar wacana, tetapi langkah nyata yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya para petani,” ujar Awandi.

‎Ia menegaskan, Laskar Merah Putih siap mendukung pelaksanaan program tersebut melalui berbagai kegiatan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat di daerah.

‎“Kami siap mengawal dan mendukung program ini agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ketahanan pangan adalah isu strategis yang membutuhkan kerja sama seluruh elemen bangsa,” tegasnya.

‎Rapimnas LMP 2026 tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga forum dialog strategis antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di bidang ekonomi, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat.

‎Program pemanfaatan lahan 500 hektare tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di Indonesia.

Baca Juga  Pemkab Karawang Raih Opini WTP BPK 11 Kali Berturut-turut

Baca Juga

Artikel Lainnya

Tops News

Berita Pilihan

Seputar Desa

- Advertisement -spot_img

Pemerintahan

error: Content is protected !!