Kamis, September 3, 2026
spot_img
spot_img

Pembangunan SMA Negeri 2 Karangbahagia Mulai Direalisasikan, Perluas Akses Pendidikan Warga Bekasi

CIKARANG PUSAT | suaradesa.click  – Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 02 Karangbahagia di Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, mulai direalisasikan tahun ini.

Kehadiran sekolah negeri baru tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperluas akses pendidikan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas pendidikan tingkat SMA.

Bagian Sarana dan Prasarana Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah 3 Kabupaten dan Kota Bekasi, Parhan Firmansyah, mengatakan proses pembangunan USB SMA Negeri 02 Karangbahagia berjalan lancar setelah seluruh tahapan terkait lahan diselesaikan.

“Alhamdulillah, saat ini pembangunan sudah masuk tahap pelaksanaan. Insya Allah Kamis besok akan dilakukan mutual check atau MC0,” ujar Parhan, saat ditemui di Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Rabu (2/9/2026) .

Menurutnya, realisasi pembangunan sekolah tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sebab, usulan pembangunan USB telah diperjuangkan selama sekitar tiga tahun hingga akhirnya dapat direalisasikan pada tahun ini.

“Terakhir saya ke lokasi pada hari Senin, masyarakat sangat antusias dan senang karena usulannya setelah tiga tahun akhirnya terealisasi. Tahun ini USB SMA 2 Karangbahagia akan dibangun,” katanya.

Parhan mengapresiasi dukungan masyarakat serta DPRD Kabupaten Bekasi, khususnya Komisi IV, yang turut mendorong terwujudnya pembangunan sekolah tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi yang telah memfasilitasi penyediaan lahan.

Baca Juga  GOKAR Peduli Sekolah Sambangi SMPN 1 Karawang Timur, Edukasi Transportasi Digital untuk Pelajar

“Terima kasih kepada masyarakat dan anggota DPRD Komisi IV yang selalu men-support dan mendukung program pembangunan unit sekolah baru. Kabupaten Bekasi juga memfasilitasi terkait lahannya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, proses penyediaan lahan bukan perkara sederhana. Lahan yang sebelumnya merupakan bagian dari fasilitas sosial dan fasilitas umum milik pengembang harus melalui sejumlah tahapan hingga resmi menjadi aset pemerintah, sebelum akhirnya dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pembangunan sekolah.

“Dari tanah milik developer, kita kawal sampai serah terima dengan Kabupaten Bekasi. Setelah menjadi milik Kabupaten Bekasi, baru dilakukan hibah ke Pemprov Jabar,” jelasnya.

Parhan menegaskan seluruh proses tersebut kini telah diselesaikan. Dengan status lahan yang sudah menjadi milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pembangunan USB SMA 2 Karangbahagia dapat berjalan tanpa persoalan administrasi lahan di kemudian hari.

“Alhamdulillah, kendala-kendala itu sudah kita selesaikan. Sampai hari ini tanahnya sudah milik provinsi dan pembangunan sudah bisa berjalan. Artinya, proses pembangunan USB ini sudah clear and clean,” tegasnya.

Saat ini, SMA Negeri 02 Karangbahagia telah memiliki dua rombongan belajar (rombel). Untuk tahun ajaran berikutnya, KCD Wilayah 3 berencana meningkatkan penerimaan peserta didik baru menjadi tiga rombel.

Baca Juga  Iis Jamilah Terpilih Jadi Anggota BPD Desa Wancimekar, Sampaikan Terima Kasih atas Kepercayaan Masyarakat

Sementara proses pembangunan berlangsung, peserta didik SMA 2 Karangbahagia untuk sementara dititipkan di SMA Negeri 1 Cikarang Utara. Kebijakan tersebut dipilih dengan mempertimbangkan jarak lokasi, ketersediaan tenaga pendidik, ruang kelas, serta fasilitas pembelajaran yang memadai.

“Lokasinya lebih dekat, kemudian gurunya banyak di sana. Ketersediaan ruang kelas juga mencukupi dan fasilitasnya sangat mumpuni, Kami ingin siswa yang saat ini dititipkan di SMA 1 Cikarang Utara bisa belajar dengan fokus, walaupun sekolahnya sedang dalam proses pembangunan,” ujarnya.

Selain pembangunan fisik, KCD Wilayah 3 juga mulai menyiapkan perangkat pengelola sekolah. Kepala sekolah telah disiapkan melalui penunjukan Pelaksana Tugas (Plt), sementara kebutuhan staf mulai dipersiapkan secara bertahap.

“Kita berharap kebutuhan masyarakat terhadap akses pendidikan menengah di wilayah tersebut semakin terpenuhi. Kehadiran sekolah negeri baru ini juga diharapkan dapat memberikan pilihan pendidikan yang lebih dekat bagi masyarakat sekaligus mengurangi kesulitan siswa dalam memperoleh akses ke jenjang SMA Negeri,” terangnya. (*)

Reporter : Tata Jaelani

Editor : Yus Ismail

Red/bekasikab.go.id

Baca Juga

Artikel Lainnya

Tops News

Berita Pilihan

Seputar Desa

- Advertisement -spot_img

Pemerintahan

error: Content is protected !!