Selasa, Oktober 13, 2026
spot_img
spot_img

Plt Bupati Bekasi Hadiri Hari Jadi Karawang ke-393

KARAWANG | suaradesa.click Hubungan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang tidak hanya terbentuk karena kedekatan geografis, tetapi juga memiliki keterkaitan sejarah dan perjalanan perjuangan yang panjang.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat menghadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Karawang dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karawang, Senin (14/9/2026).

Asep menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi ke-393 Kabupaten Karawang. Menurutnya, momentum tersebut dapat menjadi sarana memperkuat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang yang selama ini memiliki kedekatan secara geografis maupun historis.

“Pertama, saya mengucapkan selamat Hari Jadi Kabupaten Karawang yang ke-393. Kita sebagai orang Bekasi dengan Karawang itu sudah seperti adik-kakak,” ujar Asep.

Ia mengatakan, kedekatan kedua daerah tidak dapat dipisahkan dari perjalanan sejarah. Bekasi dan Karawang memiliki keterkaitan sebagai wilayah yang berada dalam satu rumpun kawasan serta menjadi bagian dari perjalanan perjuangan masyarakat di wilayah utara Jawa Barat.

Baca Juga  Ketua IWOI Minta Polri Tak Alergi Kritik: Polisi Bersama Masyarakat Harus Jadi Gerakan Nyata

“Kalau kita lihat dari sejarah, Karawang-Bekasi itu merupakan satu kesatuan, satu rumpun, satu wilayah,” katanya.

Asep berharap hubungan historis tersebut dapat menjadi dasar untuk semakin memperkuat sinergi kedua pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Menurutnya, kedekatan yang telah terbangun tidak cukup hanya dipertahankan sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga perlu diwujudkan melalui kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang bukan sekadar penanda usia daerah, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan cita-cita yang telah dirintis para pendahulu.

Baca Juga  Michael Lendo, dari Pengabdian Sosial hingga Dipercaya Menjadi Anggota BPD Desa Ciparajaya

Ia menyebut Karawang sejak masa Ki Ageng Singaperbangsa memiliki peran penting sebagai penopang kehidupan, lumbung ketahanan pangan, sekaligus benteng pertahanan.

Menurut Aep, tantangan pembangunan Karawang saat ini semakin kompleks. Kabupaten Karawang harus tetap mempertahankan lahan pertanian sebagai bagian dari lumbung pangan nasional, sementara perkembangan industri dan modernisasi terus berjalan.

Karena itu, Aep menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, perkembangan industri, ketahanan pangan, dan jati diri daerah.

Ia mengaitkan upaya tersebut dengan kearifan lokal masyarakat Sunda melalui konsep Tri Tangtu Buana, yang menekankan keseimbangan dalam kepemimpinan untuk mewujudkan kehidupan yang damai dan sejahtera.

“Jika kita tarik dalam konteks Karawang saat ini, tiga pilar tersebut merupakan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat,” kata Aep.

Baca Juga

Artikel Lainnya

Tops News

Berita Pilihan

Seputar Desa

- Advertisement -spot_img

Pemerintahan

error: Content is protected !!