Senin, Oktober 12, 2026
spot_img
spot_img

Dekranasda Bekasi Dorong UMKM Naik Kelas ke Pasar Internasional

BANDUNG | suaradesa.click  Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bekasi menargetkan setiap kecamatan memiliki pelaku UMKM yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan daerah.

Program tersebut menjadi salah satu fokus kerja Dekranasda Kabupaten Bekasi pada 2027, dengan tujuan meningkatkan daya saing UMKM hingga mampu menjangkau pasar nasional dan internasional.

Hal itu disampaikan Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Pendopo Kota Bandung, Selasa (15/9/2026).

Nia mengatakan, Kabupaten Bekasi memiliki potensi UMKM yang besar dan tersebar di berbagai wilayah. Potensi tersebut perlu dipetakan dan dikembangkan secara berkelanjutan agar setiap kecamatan memiliki produk khas yang dapat menjadi unggulan daerah.

“Untuk rencana kerja Dekranasda Kabupaten Bekasi tahun 2027, kami ingin setiap kecamatan memiliki UMKM yang bisa menjadi unggulan. Kemudian kita upgrade bersama, dari kualitas produknya, branding-nya, sampai pemasarannya, sehingga bisa masuk ke tingkat nasional dan ke depan dikenal di kancah internasional,” ujar Nia.

Baca Juga  DPP IWO Indonesia Beri Ucapan Selamat atas Pengangkatan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

Menurutnya, peningkatan kapasitas UMKM tidak cukup hanya dengan memperbaiki kualitas produk. Kemasan, branding, identitas usaha, serta kemampuan pemasaran juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing.

“UMKM harus terus naik kelas. Bukan hanya dari sisi produknya, tetapi juga dari kualitas, branding, kemasan, hingga bagaimana mereka membangun identitas produknya agar semakin dikenal dan memiliki daya saing,” katanya.

Nia menilai potensi UMKM yang dimiliki Kabupaten Bekasi menjadi modal penting untuk mengembangkan sektor tersebut secara lebih terarah.

Pemerintah daerah bersama Dekranasda akan terus mendorong pelaku usaha melalui motivasi, pendampingan, serta pembukaan akses pemasaran agar produk UMKM semakin berkualitas dan memiliki nilai jual.

“Kabupaten Bekasi sangat mampu untuk membawa UMKM-nya naik kelas. Potensinya ada, pelakunya juga ada. Tinggal bagaimana kita memberikan motivasi, pendampingan dan membuka akses agar produk-produk UMKM kita bisa semakin berkualitas dan memiliki branding yang kuat,” tuturnya.

Baca Juga  Michael Lendo, dari Pengabdian Sosial hingga Dipercaya Menjadi Anggota BPD Desa Ciparajaya

Pengembangan UMKM tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, Dekranasda, pelaku usaha, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Sinergi lintas pihak diharapkan dapat membuat pengembangan UMKM berjalan lebih terarah sekaligus memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Rakerda Dekranasda Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 menjadi forum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Dekranasda Provinsi Jawa Barat dengan Dekranasda kabupaten/kota.

Dalam forum tersebut turut dibahas berbagai program unggulan Dekranasda kabupaten/kota yang akan dilaksanakan pada 2027.

Rangkaian kegiatan Rakerda juga menampilkan parade produk unggulan dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat sebagai bagian dari promosi dan pengenalan potensi kerajinan daerah.

Baca Juga

Artikel Lainnya

Tops News

Berita Pilihan

Seputar Desa

- Advertisement -spot_img

Pemerintahan

error: Content is protected !!